Rintik-rintik hujan
Perlahan deras berlangsung
Tanya bohong ingin sampai segera
Hujan itu bahagia pertamaku
Gubuk kecil kita berteduh disana
Alih-alih berharap air jatuh terus-menerus
Kita tak saling bicara
Kau tahu..
Mataku bilang senyummu manis
Maaf bukan bibirku yang yang bersenandung
Bagiku, aku terlalu rindu
Sampai kaku kelu kala itu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar